MENGAJI BERSAMA ANAK-ANAK DESA TROGAN



Setiap maghrib di mushola desa Trogan dilaksanakan kegiatan pengajian untuk anak-anak. Pengajian ini merupakan kegiatan belajar-mengajar mengaji, mulai dari bacaan Iqra’ hingga bacaan Al-Quran. Sehubungan dengan hadirnya kami mahasiswa-mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Trogan. Anak-anak desa Trogan mengajak kami untuk turut ikut mengajar masjid. Disepakati bahwa kami akan mengajar mengaji setiap hari pada ba’da maghrib sampai ba’da isya’, kecuali malam jum’at.
Disini kami meniti beratkan pada pembelajaran membaca iqra’ dan al-qur’an. Dan alhamdulillah para siswa sangat berantusias untuk belajar dengan kami. Dalam menjaga semangat belajar para siswa, kami membuat beberapa metode alternatif setiap harinya. Setiap hari senin kami belajar bersholawat, hari selasa kami belajar tentang hukum isllam (Fiqih), hari rabu kiami belajar tentang tajwid, hari kamis libur, hari jum’at sampai minggu kami belajar membaca Iqra’ dan Al-Quran.
Anak-anak yang datang mengaji berusia mulai dari umur 5 tahun hingga 14 tahun. Kesemuanya, merupakan anak-anak yang mempunyai mimpi dan pengharapan yang tinggi. Kebanyakan dari mereka dibesarkan dengan pendidikan agama yang baik. Tidak heran melihat anak berusia 9 tahun sudah lancar membaca Al-Qur’an dengan takwidnya. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara mewujudkan mimpi yang telah mereka harapkan itu. Menurut kami, pendidikan di rumah memang sudah bisa dibilang baik dan hal itu harus didukung dengan pendidikan di lingkungan sepermainan dan lingkungan sekolah. Agar mimpi yang telah mereka rancang dapat diraih, tidak sekedar mimpi.


No comments:

Post a Comment