PANDANGAN DUNIA PENDIDIKAN DESA TROGAN


Wajib belajar (wajar) 9 tahun adalah salah satu program pendidikan menengah yang dikumandangkan pemerintah dibeberapa daerah Indonesia, begitu halnya dengan desa Trogan kecamatan Klampis kabupaten Bangkalan. Seperti yang diketahui bersama, yang dimaksud wajar 9 tahun artinya masyarakat wajib menyelesaikan pendidikan dasar 6 tahun dan sekolah menengah pertama 3 tahun. Fasilitas sekolah yang dapat diakses oleh masyarakat desa Trogan yaitu tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, pendidikan selanjutnya dapat dilanjutkan diluar desa Trogan. Untuk tingkat TK ada dua sekolah yaitu RA Athosiyah dan TK Al-Amin, untuk SD ada dua juga yaitu SD Trogan 1 dan SD trogan 2, dan untuk tingkatan SMP ada 1 sekolah yaitu MTs Al-Khoriyah.

Tingkat kelahiran yang ada di desa Trogan berbanding lurus dengan kesadaran masyarakat akan kebutuhan pendidikan bagi anak-anak. Background masyarakat yang sebagian besarnya petani tidak sama sekali menyurutkan semangat masyarakat untuk turut serta berupaya mencerdaskan anak-anaknya dengan memasukan ke sekolah yang ada disekitar desa Trogan.

Tapi yang perlu jadi sorotan dalam hal ini adalah ketersediaan tenaga pengajar yang jumlahnya tidak imbang dengan jumlah siswa yang ada di sekolah, rata-rata kelas disekolah yang ada di desa Trogan terkategorikan kelas gemuk dimana dalam satu kelas berisi 40 siswa. Melihat kondisi ini, maka perlu dilakukan penambahan jumlah tenaga pengajar supaya kelas bisa dipecah agar jumlah siswanya perkelas berkurang, karena dengan demikian fokus guru pun tidak akan banyak terpecah, dan dapat concren memantau perkembangan siswanya.

No comments:

Post a Comment